Waspadai, Ini 3 Tanda Kamu Berada di Toxic Relationship

Apakah kamu saat ini tengah meragukan hubunganmu dengan pasangan? Jika iya, barangkali kamu perlu memikirkan kembali bagaimana hubunganmu berjalan. Selain itu, munculnya keraguan saat menjalani hubungan bisa jadi ada tanda-tanda toxic relationship alias hubungan beracun atau tidak sehat.

Beberapa hubungan mungkin akan lebih baik diakhiri daripada harus dipertahankan. Namun, sebagian besar orang bisa mengabaikan tanda-tanda hubungan tidak sehat ini. Jika kamu merasa sedang menjalani toxic relationship, sebaiknya segera akhiri sebelum terlambat.

Seperti apa ciri-ciri toxic relationship itu? Berikut ini tiga tanda-tandanya yang perlu diwaspadai.

1. Membenarkan perbuatan pasangan meskipun salah

Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, tidak dapat dipungkiri bahwa suatu saat manusia akan melakukan kesalahan, contohnya seperti perlakukan yang kurang baik terhadap pasangan sehingga membuat mereka patah hati.

Nah, di saat kamu menemukan perlakukan yang tidak baik ini dari pasanganmu, kamu harus mulai berhati-hati. Apakah selama ini kamu terus mengalah dan membiarkan perlakuan itu agar si doi tetap sayang padamu? Kamu mulai merasa bahwa dirimu sendiri yang bersalah sehingga ia bersikap seperti itu.

Jika kamu mengalami perasaan seperti itu, maka hubunganmu sedang bermasalah. Hubungan seperti ini hanya didasari ego bahwa kita tidak mau kehilangan dia dari hidup kita dan takut merasa kesepian jika ditinggalkan.

Foto: https://unsplash.com/@ryanmfranco

2. Memiliki prinsip yang berseberangan

Prinsip ataupun kepercayaan merupakan hal yang mendasari kehidupan kita sebagai manusia. Kehidupan kita diatur oleh kepercayaan kita sendiri, seperti agama, budaya, nilai-nilai, dan lain-lain. Kepercayaan ini lah yang akan mempengaruhi pandangan kita terhadap menjalani suatu hubungan.

Ketika suatu pasangan menjalani hubungan dengan nilai maupun kepercayaan yang berbeda, sebuah konflik cepat atau lambat akan terjadi karena ada perbedaan pendapat. Contohnya, ketika pasanganmu terbuka dengan kebebasan berpacaran, sementara kamu sendiri memprioritaskan kesetiaan. Adanya perbedaan ini akan membangun hubungan yang tidak sehat, sehingga berujung pada perpisahan.

3. Dia memaksamu untuk berubah

Salah satu ciri-ciri bahwa kalian sebaiknya memutuskan hubungan adalah ketika dia memaksamu untuk berubah tanpa kemauanmu sendiri. Ini menunjukkan hubungan yang tidak sehat karena pasanganmu egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa mempertimbangkan perasaanmu.

Memang tidak ada salahnya mengusulkan perubahan yang lebih baik bagi pasangan. Namun, jika perubahan itu merupakan sebuah tekanan bagi dirimu, sebaiknya segera cari cara putus baik-baik bagi kedua belah pihak.

Menuntut perubahan juga merupakan karakteristik seseorang yang posesif karena terlalu memaksakan kehendaknya. Seorang yang memiliki karakteristik seperti ini sulit menerima pendapat orang lain karena selalu merasa dirinya paling benar.

Itulah beberapa ciri hubungan tidak sehat. Jika kamu merasakannya, maka tak perlu ragu untuk membicarakannya dengan pasangan. Dan jika perlu, sudahi hubunganmu dengannya sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *